Betsson Setuju Akuisisi Aset B2C Milik Global Innovation Group Seharga 31 Juta Euro

Betsson setuju untuk mengakuisisi aset B2C yang dimiliki oleh Gaming Innovation Group dengan ahrga mencapai 31 juta euro.

Biaya akuisisi ini terdiri dari 22,3 juta euro merupakan pembayaran tunai dan sisanya adalah biaya platform yang dibayar didepan sebsar 8,7 juta euro.

Melalui kesepakatan ini, Betsson sepakat untuk mempertahankan merek B2C pada platform yang dimiliki oleh GIG minimal untuk 30 bulan kedepan dengan membayar biaya platform berdasarkan pada pendapatan bersih yang dihasilkan untuk 24 bulan pertama.

Betsson Setuju Akuisisi Aset B2C Milik Global Innovation Group Seharga 31 Juta Euro

Termasuk dengan biaya plaform, GIG menargetkan nilai dari kesepakatan ini akan mencapai 50 juta euro.

GIG memutuskan untuk menjual aset yang mereka miliki setelah melakukan peninjauan ulang strategis pada November 2019 yang mana membuat perusahaan mengembangkan rencana untuk mengurangi kompleksitas dan meningkatkan efisiensi.

“Saya sangat senang mengenai transaksi ini karena memberikan banyak keleluasaan untuk GIG. Ini membuat perusahaan memiliki posisi keuangan yang terjaga dan memberikan kami kemampuan untuk fokus pada dimana kami melihat nilai jangka panjang untuk pemegang saham.” kata CEO GIG, Richard Brown.

CEO Betsson, Pontus Lindwall mengatakan, “Kami percaya kesepakatan ini menawarkan kesempatan baik bagi Betsson untuk melakukan konsolidasi, menciptakan sinergi dan mengaplikasikan kemampuan inti B2C kami dan pandangan pemasaran untuk membuat aset ini mencapai potensial penuh mereka.

“Kesepakatan dengan GIG lebih jauh memperkuat dan memperluas jangkauan dari Betsson dan potensial pertumbuhan untuk taruhan olahraga dan platform pembayaran pada pasar B2B.”

About: admin